Konsultasi
news

Tantangan dan Solusi Bisnis Makanan Kemasan Olahan Retort

Industri makanan kemasan telah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan adanya peningkatan kesadaran konsumen tentang kenyamanan dan kemudahan makanan siap saji, permintaan akan makanan kemasan yang diolah dengan mesin retort juga semakin meningkat.

Mesin Retort adalah perangkat yang digunakan untuk mengemas makanan dalam kemasan tahan panas dan dapat digunakan untuk memperpanjang masa simpan produk, sehingga menjadi lebih aman dan praktis. Meskipun demikian, penggunaan retort dalam makanan kemasan juga dihadapkan pada beberapa tantangan. Berikut ini adalah beberapa tantangan dalam penggunaan retort pada makanan kemasan dan solusi mengatasinya:

  • Kualitas Produk Menurun Selama Proses Retort

Salah satu tantangan utama dalam penggunaan retort adalah mempertahankan kualitas produk selama proses pemanasan. Proses retort yang terlalu panas atau berlangsung terlalu lama dapat menyebabkan perubahan tekstur, rasa, dan nutrisi makanan. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti prosedur penggunaan mesin retort agar kualitas produk tetap optimal. INAGI menghadirkan Retort dengan fitur pengaturan suhu dan mudah digunakan, sehingga mengurangi resiko menurunnya kualitas produk

  • Risiko Kontaminasi Mikroba Setelah Proses Retort

Sebelum proses sterilisasi retort dilakukan, pastikan kemasan yang digunakan dalam kondisi steril dn lakukan pengemasan dengan tepat. Setelah proses retort selesai, harus segera dilakukan proses pendinginan untuk menghindari kontaminasi mikroba dari lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, produk yang dihasilkan dipastikan terbebas dari mikroba berbahaya dan aman dikonsumsi.

Baca juga :

  • Biaya Produksi yang Tinggi

INAGI telah menghadirkan Mesin Retort berskala UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan industri makanan kemasan di tingkat yang lebih kecil. Mesin Retort berskala UMKM ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan kecil yang ingin memperluas jangkauan produk mereka dengan menggunakan teknologi pengawetan termal yang aman dan efisien. Meski berukuran kecil, Mesin Retort INAGI memiliki banyak manfaat sehingga menjadi pilihan yang ideal bagi perusahaan UMKM yang ingin tumbuh dan berkembang dalam industri makanan kemasan secara berkelanjutan.

  • Waktu dan Sumber Daya yang dibutuhkan untuk memproduksi

Mesin retort berskala UMKM memiliki ukuran yang lebih kompak dan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan usaha kecil. Selain itu Retort INAGI dirancang dengan desain yang mudah digunakan dan dapat memproses makanan dalam jumlah banyak sekaligus. Ini memungkinkan perusahaan UMKM untuk mengolah makanan tanpa memerlukan sumber daya yang berlebihan.

  • Inovasi Produk

Tantangan lain dalam industri makanan kemasan adalah menjaga daya tarik produk dan inovasi yang berkesinambungan. Konsumen cenderung mencari variasi dan inovasi dalam makanan kemasan, dan perusahaan harus selalu mencari cara untuk memenuhi permintaan ini. Mesin Retort INAGI dapat membantu mengembangkan inovasi produk makanan kemasan, karena dapat mengolah berbagai macam makanan, sehingga produsen makanan kemasan dapat terus berinovasi.

Dengan menerapkan solusi-solusi di atas, produsen makanan kemasan dapat mengatasi risiko menurunnya kualitas produk akibat proses sterilisasi, kontaminasi mikroba setelah proses retort, biaya produksi, waktu dan sumber daya yang digunakan, dan inovasi pada produk makanan kemasan. pemilihan Retort INAGI merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi tantangan dalam bisnis makanan kemasan.

Jual Mesin :

Telp : (0341) 302 5618
Phone/ WA : +62 815-5549-9975
Email: inagiofficial@gmail.com

One thought on “Tantangan dan Solusi Bisnis Makanan Kemasan Olahan Retort

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *