Mesin vacuum frying salah satu teknologi termal untuk membantu usaha makanan ringan seperti keripik, keripik menjadi salah satu produk yang paling diminati karena rasanya gurih, renyah, dan mudah dipasarkan. Adapun yang harus perhatikan bagi pelaku UMKM adalah menghasilkan keripik yang benar-benar berkualitas: tidak berminyak, renyah tahan lama, warna menarik, serta rasa alami yang tetap terjaga. Jika masih menggunakan metode penggorengan biasa, hasil keripik sering kali cepat melempem, warnanya terlalu gelap, bahkan aroma bahan baku hilang karena proses penggorengan suhu tinggi.
Di sinilah mesin vacuum frying hadir sebagai solusi modern yang mampu meningkatkan kualitas produksi keripik secara signifikan. Teknologi ini memungkinkan UMKM memproduksi keripik premium dengan standar lebih tinggi, sehingga dapat bersaing di pasar oleh-oleh, marketplace, sampai toko modern.
Apa Itu Mesin Vacuum Frying?
Mesin vacuum frying adalah mesin penggorengan dengan sistem tekanan rendah (vakum) yang memungkinkan proses penggorengan dilakukan pada suhu lebih rendah dibanding penggorengan konvensional. Jika penggorengan biasa membutuhkan suhu sekitar 160–180°C, vacuum frying mampu menggoreng pada suhu sekitar 70–90°C tergantung jenis bahan.
Karena dilakukan dalam kondisi vakum, air di dalam bahan lebih cepat menguap tanpa harus menggunakan suhu tinggi. Kemudian menghasilkan keripik lebih renyah, warna jadi cerah, aroma dan rasa alami tetap terjaga, serta kandungan minyak lebih rendah.
Teknologi ini cocok untuk bahan-bahan yang sensitif terhadap panas seperti buah-buahan dan sayuran.
Cara Mesin Vacuum Frying Memproduksi Keripik Berkualitas
Agar lebih jelas, berikut tahapan bagaimana mesin vacuum frying bekerja dalam menghasilkan keripik berkualitas tinggi.
1. Persiapan Bahan Baku yang Tepat
Proses produksi dimulai dari pemilihan bahan baku. UMKM harus menggunakan bahan yang segar dan memiliki tingkat kematangan ideal. Misalnya:
- Pisang yang tidak terlalu matang agar tidak lembek
- Nangka matang sempurna agar aromanya keluar
- Apel segar agar rasa manis-asam seimbang
- Singkong tua agar teksturnya renyah
Setelah itu bahan dicuci bersih untuk menghilangkan kotoran, getah, atau residu pestisida.
Bahan baku yang baik akan menghasilkan keripik yang lebih renyah, rasa lebih konsisten, dan masa simpan lebih lama.
2. Pemotongan dengan Ketebalan Konsisten
Tahap selanjutnya adalah pemotongan bahan menggunakan alat slicer. Ketebalan potongan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir. Jika terlalu tebal, keripik akan sulit kering dan kurang renyah. Jika terlalu tipis, keripik bisa mudah hancur.
Dalam produksi UMKM, konsistensi ukuran ini penting untuk menjaga kualitas dan mempermudah pengemasan.
3. Proses Blanching (Opsional untuk Bahan Tertentu)
Beberapa bahan seperti kentang, singkong, wortel, atau talas biasanya membutuhkan proses blanching (perebusan singkat). Tujuannya adalah:
- Mengurangi enzim penyebab perubahan warna
- Mengurangi getah atau rasa pahit
- Mempercepat proses penggorengan
- Membuat hasil keripik lebih ceragam
Tahap ini tidak selalu diperlukan, tetapi sangat membantu meningkatkan kualitas.
4. Pengeringan Awal untuk Mengurangi Kadar Air
Sebelum digoreng, bahan biasanya dikeringkan terlebih dahulu menggunakan spinner atau penirisan. Pengurangan kadar air awal ini akan membuat proses vacuum frying lebih cepat dan efisien.
Semakin sedikit air yang tersisa, semakin renyah hasil keripik dan semakin hemat minyak.
5. Penggorengan dalam Kondisi Vakum
Inilah inti dari proses vacuum frying. Mesin bekerja dengan cara menurunkan tekanan udara di dalam tabung penggorengan. Dalam kondisi tekanan rendah, titik didih air menjadi lebih rendah, sehingga bahan bisa matang dan kering tanpa minyak pada suhu rendah.
Proses ini memberikan banyak keuntungan:
- Keripik tidak mudah gosong
- Warna keripik tetap cerah dan natural
- Aroma khas buah atau bahan tetap terjaga
- Tekstur lebih renyah dan tidak keras
- Kandungan minyak lebih rendah
Misalnya, keripik nangka dari mesin vacuum frying akan tetap berwarna kuning keemasan, bukan coklat gelap seperti hasil penggorengan biasa.
6. Kontrol Suhu dan Waktu yang Presisi
Mesin vacuum frying modern biasanya dilengkapi pengatur suhu otomatis dan timer. Operator hanya perlu mengatur suhu dan waktu sesuai bahan yang digunakan.
Sebagai contoh:
- Keripik pisang: 80–90°C
- Keripik apel: 70–80°C
- Keripik nangka: 80–85°C
- Keripik wortel: 75–85°C
Pengaturan ini membantu UMKM menghasilkan produk yang konsisten. Konsistensi adalah kunci untuk membangun brand dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
7. Proses Penirisan Minyak dengan Spinner
Setelah keripik matang, keripik biasanya dipindahkan ke mesin spinner atau peniris minyak. Proses ini sangat penting karena dapat mengurangi sisa minyak yang menempel pada keripik.
Hasilnya:
- Keripik lebih sehat dan tidak terlalu berminyak
- Tidak mudah tengik
- Lebih renyah
- Lebih menarik saat dikemas
Keripik yang terlalu berminyak biasanya cepat melempem dan kurang diminati konsumen, terutama pasar premium.
8. Pendinginan Sebelum Pengemasan
Setelah ditiriskan, keripik harus didinginkan terlebih dahulu agar suhu turun dan tidak menghasilkan uap air di dalam kemasan. Jika keripik langsung dikemas dalam kondisi panas, uap akan terperangkap dan menyebabkan keripik cepat melempem.
Tahap pendinginan ini sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan daya tahan keripik.
9. Pengemasan yang Rapi dan Higienis
Setelah keripik dingin, proses berikutnya adalah pengemasan. UMKM biasanya menggunakan kemasan standing pouch, plastik alumunium foil, atau vacuum pack.
Agar produk lebih awet, sebaiknya menggunakan:
- Sealer berkualitas
- Silica gel food grade
- Nitrogen flush (opsional untuk skala besar)
Pengemasan yang tepat membuat keripik lebih tahan lama dan tampilan produk lebih profesional, sehingga cocok dipasarkan di toko oleh-oleh maupun marketplace.
Baca Juga:
Mengapa Mesin Vacuum Frying Menjadi Solusi untuk UMKM?
Banyak UMKM mulai beralih ke teknologi vacuum frying karena memberikan nilai tambah yang besar. Berikut beberapa alasan utama mengapa mesin ini sangat menguntungkan.
1. Hasil Keripik Lebih Premium
Mesin vacuum frying mampu menghasilkan keripik dengan kualitas premium yang sulit dicapai dengan metode konvensional. Tekstur lebih renyah, rasa lebih alami, dan tampilan lebih menarik.
Produk yang premium otomatis memiliki harga jual lebih tinggi.
2. Mengurangi Risiko Produk Gosong
Pada penggorengan biasa, sedikit saja kesalahan suhu bisa membuat keripik gosong. Dengan vacuum frying, suhu rendah membuat risiko gosong jauh lebih kecil. Hal ini membantu UMKM mengurangi kerugian bahan baku.
3. Produk Tidak Mudah Tengik dan Lebih Awet
Keripik yang tidak terlalu berminyak cenderung lebih tahan lama. Selain itu, suhu rendah mengurangi kerusakan minyak, sehingga aroma tengik bisa diminimalkan.
Ini sangat penting bagi UMKM yang ingin menjual produk secara online atau mengirim ke luar kota.
4. Bisa Mengolah Banyak Jenis Bahan
Mesin vacuum frying tidak hanya cocok untuk keripik singkong atau kentang, tetapi juga sangat efektif untuk:
- Keripik nangka
- Keripik apel
- Keripik salak
- Keripik mangga
- Keripik pepaya
- Keripik wortel
- Keripik buncis
- Keripik bayam
Dengan variasi produk yang luas, UMKM bisa lebih kreatif dan mudah mengikuti tren pasar.
5. Meningkatkan Skala Produksi UMKM
Jika UMKM ingin naik kelas, mesin vacuum frying adalah investasi yang tepat. Produksi bisa lebih stabil, kualitas lebih konsisten, dan kapasitas bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan pasar.
Hal ini membuat UMKM lebih siap masuk ke pasar retail modern atau menjadi supplier oleh-oleh khas daerah.
Hasilkan Keripik Renyah dan Awet
Cara mesin vacuum frying memproduksi keripik berkualitas dimulai dari pemilihan bahan baku, pemotongan yang tepat, proses penggorengan dalam tekanan vakum, hingga penirisan minyak dan pengemasan higienis. Seluruh proses tersebut menghasilkan keripik yang lebih renyah, tidak berminyak, warna lebih cerah, serta rasa dan aroma alami yang tetap terjaga.
Bagi pelaku UMKM, penggunaan mesin vacuum frying bukan hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga membuka peluang bisnis lebih besar karena produk dapat dipasarkan sebagai keripik premium dengan daya saing tinggi. Jika UMKM ingin berkembang, memperluas pasar, dan meningkatkan keuntungan, vacuum frying adalah solusi teknologi yang dapat dipertimbangkan.
Info Mesin:
Jika ingin konsultasi lebih lanjut mengenai jenis mesin pengolahan pangan yang cocok untuk usaha rumahan, bisa langsung tanya-tanya. Kami siap membantu mengembangkan bisnis UMKM!
email : [email protected]
CP : 0815-5549-9975
IG : @inagiofficial


