Mesin Vacuum Frying termasuk teknologi bagi dunia bisnis makanan ringan, produk keripik masih menjadi salah satu primadona yang selalu dicari konsumen. Mulai dari keripik buah, keripik sayur, hingga keripik umbi-umbian, semuanya memiliki pasar yang luas. Namun, tantangan utama yang sering dihadapi UMKM adalah bagaimana menghasilkan keripik yang renyah, tidak berminyak, tahan lama, dan berkualitas stabil.
Di sinilah Mesin Vacuum Frying hadir sebagai solusi teknologi modern yang mampu membantu UMKM meningkatkan kualitas produksi. Mesin ini tidak hanya membantu menghasilkan keripik premium, tetapi juga membuat proses pengolahan lebih aman, higienis, dan efisien.
Apa Itu Mesin Vacuum Frying?
Mesin Vacuum Frying adalah mesin penggorengan yang bekerja dengan sistem vakum (tekanan rendah) sehingga proses penggorengan bisa dilakukan pada suhu yang lebih rendah dibandingkan penggorengan biasa.
Jika penggorengan konvensional umumnya membutuhkan suhu tinggi sekitar 160–180°C, vacuum frying bisa bekerja pada suhu lebih rendah, umumnya sekitar 70–90°C, tergantung bahan yang digoreng. Hal ini membuat bahan makanan tidak cepat gosong dan kualitas rasa tetap terjaga.
Teknologi ini sangat cocok untuk UMKM yang ingin menghasilkan keripik dengan standar kualitas tinggi, seperti keripik nangka, salak, apel, mangga, kentang, pisang, ubi, hingga keripik sayur.
Mengapa Vacuum Frying Menguntungkan untuk Bisnis UMKM?
UMKM seringkali mengalami kendala produksi seperti hasil keripik yang cepat melempem, warna tidak menarik, tekstur terlalu keras, serta kandungan minyak berlebih. Mesin vacuum frying mampu mengatasi masalah tersebut dengan cara kerja yang lebih modern.
Beberapa keuntungan utama penggunaan mesin vacuum frying bagi UMKM antara lain:
1. Keripik Lebih Renyah dan Tidak Mudah Mlempem
Dengan penggorengan suhu rendah, kadar air pada bahan dapat diturunkan secara perlahan dan stabil. Hal ini membuat hasil keripik lebih renyah serta lebih tahan lama ketika disimpan.
Keripik yang tidak cepat melempem tentu meningkatkan kepuasan pelanggan dan memperkuat kepercayaan pasar terhadap produk UMKM.
2. Warna Produk Lebih Cerah dan Menarik
Keripik buah atau sayur sering mengalami perubahan warna menjadi cokelat akibat proses penggorengan suhu tinggi. Vacuum frying dapat mempertahankan warna alami bahan, sehingga hasil produk terlihat lebih premium dan menggugah selera.
Warna yang menarik ini juga sangat mendukung tampilan produk untuk pemasaran online maupun offline.
3. Rasa dan Aroma Lebih Terjaga
Karena proses penggorengan dilakukan dengan tekanan rendah dan suhu rendah, rasa alami bahan tetap bertahan. Misalnya keripik nangka tetap terasa manis khas buah, keripik apel tetap memiliki aroma segar, dan keripik salak tetap terasa unik.
Hal ini menjadi nilai tambah besar bagi UMKM karena produk bisa bersaing dengan brand besar.
4. Produk Lebih Tahan Lama
Salah satu faktor utama keripik cepat rusak adalah kadar air yang tidak stabil serta minyak berlebih yang mempercepat ketengikan. Vacuum frying membantu mengurangi kadar minyak sekaligus menurunkan kadar air secara optimal.
Hasilnya, keripik bisa memiliki masa simpan lebih panjang, asalkan dikemas dengan benar.
5. Meningkatkan Nilai Jual Produk UMKM
Keripik hasil mesin vacuum frying umumnya masuk kategori keripik premium karena teksturnya lebih ringan, renyah, dan rasa buah/sayurnya lebih terasa. Hal ini membuat UMKM dapat menjual produk dengan harga lebih tinggi dibanding keripik biasa.
Dengan margin keuntungan yang lebih baik, UMKM lebih mudah berkembang.
Cara Kerja Mesin Vacuum Frying dalam Produksi Keripik
Mesin vacuum frying memiliki sistem kerja yang terstruktur dan aman. Prosesnya biasanya terdiri dari beberapa tahapan utama:
1. Persiapan Bahan Baku
Bahan seperti buah atau umbi harus dipilih yang segar, matang sesuai kebutuhan, serta bebas busuk. Setelah itu dilakukan proses pencucian agar bahan bersih dari kotoran dan mikroorganisme.
Beberapa bahan juga perlu dikupas dan diiris dengan ketebalan yang konsisten agar tingkat kematangan merata.
2. Proses Blanching (Opsional)
Pada beberapa jenis bahan, dilakukan blanching atau perebusan singkat untuk mengurangi enzim yang menyebabkan perubahan warna. Ini membantu menjaga tampilan produk tetap cerah.
Tahapan ini juga membantu meningkatkan daya tahan produk.
3. Penggorengan di Ruang Vakum
Bahan dimasukkan ke dalam tabung penggorengan. Mesin kemudian menurunkan tekanan udara sehingga kondisi vakum tercapai. Setelah itu minyak dipanaskan pada suhu rendah.
Karena tekanan rendah, air di dalam bahan lebih cepat menguap meskipun suhu tidak terlalu tinggi. Proses ini membuat keripik matang sempurna tanpa merusak struktur bahan.
4. Proses Pengeringan Minyak (De-Oiling)
Setelah selesai digoreng, keripik biasanya diputar dalam sistem spinner atau peniris minyak. Proses ini penting untuk mengurangi minyak berlebih sehingga keripik lebih sehat, ringan, dan tidak cepat tengik.
Inilah salah satu kunci mengapa vacuum frying menghasilkan keripik yang lebih tahan lama.
5. Pendinginan dan Pengemasan
Keripik harus didinginkan sebelum dikemas. Jika langsung dikemas dalam keadaan panas, uap air dapat terperangkap dalam kemasan dan menyebabkan keripik cepat melempem.
Pengemasan ideal menggunakan plastik tebal food grade atau kemasan alumunium foil dengan sistem sealer rapat. Jika memungkinkan, gunakan nitrogen atau silica gel untuk memperpanjang masa simpan.
Baca Juga:
Proses Produksi Vacuum Frying yang Aman untuk UMKM
Selain menghasilkan produk berkualitas, mesin vacuum frying juga dikenal lebih aman jika digunakan sesuai standar operasional. Beberapa faktor keamanan yang perlu diperhatikan dalam proses produksi adalah:
1. Pengaturan Suhu yang Stabil
Mesin vacuum frying memiliki sistem kontrol suhu yang membantu operator menjaga temperatur minyak tetap sesuai standar. Suhu yang terlalu tinggi dapat merusak kualitas keripik dan meningkatkan risiko kecelakaan kerja.
Dengan pengaturan otomatis, UMKM bisa memproduksi keripik dengan hasil yang konsisten.
2. Sistem Vakum yang Terkontrol
Sistem vakum membantu menjaga tekanan tetap stabil selama proses penggorengan. Hal ini mengurangi risiko percikan minyak panas yang biasanya terjadi pada penggorengan biasa.
Selain itu, proses vakum juga membuat penggorengan lebih terkendali dan aman untuk operator.
3. Material Mesin Food Grade
Vacuum frying umumnya menggunakan material stainless steel yang kuat, anti karat, dan higienis. Ini penting untuk menjaga keamanan pangan dan menghindari kontaminasi.
Untuk UMKM yang ingin meningkatkan standar produksi, penggunaan mesin stainless steel menjadi investasi yang sangat tepat.
4. Proses Produksi Lebih Higienis
Karena sistemnya tertutup, mesin vacuum frying lebih terlindungi dari debu, kotoran, dan kontaminasi lingkungan. Ini membuat kualitas keripik lebih terjamin dan cocok untuk produksi skala UMKM yang ingin masuk pasar retail modern.
5. Meminimalkan Kerusakan Produk
Proses penggorengan suhu rendah mengurangi risiko produk gosong atau pahit. Ini berarti UMKM bisa mengurangi kerugian produksi akibat gagal goreng, sehingga lebih hemat bahan baku.
Jenis Produk Keripik yang Cocok Menggunakan Vacuum Frying
Mesin vacuum frying sangat fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai jenis produk seperti:
- Keripik nangka
- Keripik apel
- Keripik salak
- Keripik pisang
- Keripik kentang
- Keripik ubi ungu
- Keripik singkong
- Keripik wortel
- Keripik bayam
- Keripik jamur
- Keripik mangga
UMKM dapat mengembangkan variasi produk lebih luas untuk meningkatkan daya tarik pasar.
Tips UMKM Agar Keripik Vacuum Frying Lebih Tahan Lama
Agar produk keripik lebih awet dan tidak cepat rusak, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Pastikan bahan baku benar-benar segar dan bersih.
- Gunakan suhu penggorengan sesuai jenis bahan.
- Lakukan penirisan minyak secara maksimal.
- Dinginkan keripik hingga suhu ruang sebelum dikemas.
- Gunakan kemasan kedap udara dan sealer berkualitas.
- Simpan produk di tempat kering dan tidak terkena sinar matahari langsung.
Dengan langkah ini, keripik hasil vacuum frying bisa memiliki masa simpan lebih panjang dan kualitas tetap terjaga.
Hasilkan Keripik yang Renyah
Mesin Vacuum Frying adalah solusi terbaik bagi UMKM yang ingin meningkatkan kualitas produk keripik agar lebih renyah, tidak berminyak, dan tahan lama. Teknologi penggorengan vakum membuat proses produksi lebih aman, higienis, serta menjaga warna dan rasa alami bahan.
Bagi pelaku UMKM, penggunaan mesin vacuum frying bukan hanya soal meningkatkan produksi, tetapi juga menjadi strategi untuk meningkatkan nilai jual produk dan memperluas pasar. Dengan proses yang tepat, UMKM dapat menghasilkan keripik premium yang mampu bersaing di pasaran lokal hingga nasional.
Jika Anda ingin mengembangkan bisnis keripik yang berkualitas tinggi dan lebih tahan lama, maka vacuum frying menjadi investasi teknologi yang tepat untuk dipertimbangkan.
Info Mesin:
Jika ingin konsultasi lebih lanjut mengenai jenis mesin pengolahan pangan yang cocok untuk usaha rumahan, bisa langsung tanya-tanya. Kami siap membantu mengembangkan bisnis UMKM!
email : [email protected]
CP : 0815-5549-9975
IG : @inagiofficial


