INAGI – Halo Sobat INAGI!
Selai menjadi produk pendamping yang biasanya ada pada roti. Nah, sebagai produsen kuliner, jika lagi mencari cara supaya selai mangga dari bisnismu tidak cepat basi, lebih higienis, dan mempunya nilai jual lebih tinggi, inilah solusi yang akan kita bahas dengan tepat! Pada artikel ini, kita akan membahas bagaimana Mesin Pasteurisasi bisa menjadi inovasi tepat bagi pelaku bisnis UMKM dalam mengolah selai mangga yang berkualitas dan awet lama.
Kenapa Selai Mangga?
Mangga menjadi buah tropis favorit masyarakat Indonesia, bahkan disukai warga mancanegara. Rasanya manis dan khas, warnanya menggoda, dan memiliki kandungan vitamin. UMKM kuliner yang memproduksi selai mangga dapat menjadikan produk ini sebagai alternatif oleh-oleh lokal dengan kemasan premium. Adapun tantangannya, pengolahan mangga menjadi selai membutuhkan proses yang higienis dan pengawetan alami supaya tidak cepat mengalami pembusukan.
Di lain sisi, masih banyak pelaku usaha yang mengandalkan teknik tradisional. Padahal, menurut Dr. Rizal Taufik, ahli teknologi pangan IPB, “Pengolahan pangan berbahan buah segar sangat rentan terhadap kontaminasi mikroba. Tanpa proses pasteurisasi yang tepat, daya simpan produk hanya sebentar dan berisiko bagi konsumen.”

Mengenal Mesin Pasteurisasi
Mesin pasteurisasi adalah alat yang memanaskan produk pangan menggunakna suhu tertentu (biasanya antara 60°C sampai 90°C) dalam masa waktu yang terkontrol, yang mana berguna membasmi mikroorganisme jahat tanpa merusak cita rasa dan kandungan gizinya. Mesin ini menjadi ideal untuk produk dengan bahan utama buah, termasuk selai mangga.
Keunggulan Menggunakan Mesin Pasteurisasi Selai Mangga
- Produk lebih tahan lama. Hal ini menunjang daya simpan bisa meningkat dari 3 hari menjadi sampai beberapa bulan.
- Menjaga rasa dan warna alami. Proses pasteurisasi dengan suhu terkontrol dapat mencegah karamelisasi berlebih atau menjadi keras seperti karamel dan perubahan warna.
- Higienis dan aman konsumsi. Mengurangi risiko adanya kontaminasi dari bakteri patogen dan jamur pembusuk.
- Skalabilitas produksi. Bisa produksi lebih banyak pada skala UMKM dengan hasil yang konsisten.
- Mendukung syarat BPOM dan sertifikasi halal. Hal ini karena melalui proses yang lebih sesuai standar
Cara Kerja Mesin Pasteurisasi Selai Mangga
- Pemanasan secara Bertahap: Selai mangga dipanaskan perlahan pada suhu sekitar 75°C selama 15–20 menit.
- Sirkulasi Udara Merata: Mesin pasteurisasi dilengkapi pengaduk untuk menjaga konsistensi dan menghindari produk yang gosong.
- Pendinginan Cepat: Setelah pemanasan selesai, produk selai dapat didinginkan cepat agar bakteri tidak mudah berkembang biak.
- Siap Kemas: Produk selai dapat siap dikemas dalam botol/jar steril.
Baca Juga:
Tips Penggunaan Mesin Pasteurisasi bagi UMKM
1. Gunakan bahan baku mangga berkualitas yang sudah matang, hindari pemanis buatan berlebih.
2. Pastikan mesin sering dilakukan pembersihan secara rutin.
3. Simpan produk selai di tempat kering dan sejuk setelah dilakukan proses pasteurisasi.
4. Pilih mesin pasteurisasi sesuai kapasitas produksi harian UMKM kuliner.
Dalam dunia bisnis makanan kemasan, kualitas produk tida hanya soal rasa. Konsumen sekarang ini semakin pintar, yang mana mereka mencari produk yang enak, aman, dan tahan lama. Dengan bantuan Mesin Pasteurisasi, kamu bisa menghasilkan selai mangga yang punya nilai jual tinggi dan dapat maju bersaing di pasar modern
Seperti kata Dr. Winarno, pakar pangan Indonesia, “Pengolahan yang baik adalah investasi paling awal untuk keberhasilan produk pangan.” Mulai sekarang saatnya benahi proses produksimu dengan teknologi pengolahan tepat guna!
Bagi Sobat INAGI butuh info lengkap seputar mesin pasteurisasi skala bisnis UMKM, langsung aja hubungi tim INAGI. Kami siap bantu melayani bisnis kamu!
Info Mesin:
Di sini tersedia berbagai jenis mesin pengolahan pangan INAGI, informasi mengenai harga mesin dapat konsultasi lebih lanjut dengan menghubungi kontak berikut ini:
email : [email protected]
CP : 0815-5549-9975
IG : @inagiofficial


