INAGI – Hai sobat INAGI!
Siapa yang dapat menolak aroma harum dan rasa manis yang khas dari buah nangka yang diolah menjadi keripik? Camilan ini tidak hanya enak, tetapi juga mempunyai nilai jual menjanjikan, apalagi jika diolah dengan cara atau teknik yang tepat. Salah satu metode suksesnya adalah menggunakan mesin vacuum frying. Teknologi ini efektif menghasilkan keripik nangka yang renyah, manis alami, dan tidak menyerap minyak berlebihan, sehingga cocok dalam bisnis UMKM untuk dapat bersaing di pasar camilan berkualitas.
Kenapa Harus Keripik Nangka?
Nangka memiliki rasa manis alami dan aroma yang menggoda, namun tantangannya pada buah ini adalah mudah rusak dan cepat berubah rasa jika tidak diolah dengan baik. Dengan metode penggorengan biasa (deep frying), buah nangka dapat mudah gosong, kehilangan warna, atau jadi terlalu berminyak.
Adapun dengan mesin vacuum frying, pengolahan dilakukan dengan suhu rendah (sekitar 80–90°C) dalam kondisi vakum, sehingga dapat menghasilkan:
- Warna asli nangka tetap kuning cerah.
- Rasa manis alami tetap terjaga.
- Tekstur renyah tanpa harus menyerap banyak minyak.
- Kandungan gizinya tidak banyak hilang.
Menurut Journal of Food Processing and Preservation (2017), teknologi penggorengan vakum terbukti dapat menjaga warna, rasa, dan nutrisi buah jika dibandingkan metode penggorengan konvensional.

Cara Kerja Mesin Vacuum Frying
Mesin vacuum frying bekerja dengan prinsip pengurangan tekanan udara di dalam ruang penggorengan. Tekanan rendah membuat titik didih minyak turun, sehingga penggorengan bisa dilakukan pada suhu yang lebih rendah dibandingkan penggorengan biasa.
Tahapan kerjanya dapat kita ketahui seperti di bawah ini:
1. Persiapan Bahan – Nangka dipilih yang matang, lalu dikupas dan dipotong sesuai ukuran.
2. Penggorengan Vakum – Potongan nangka dimasukkan ke dalam mesin vacuum frying dengan suhu sekitar 80–90°C.
2. Pengeluaran Minyak – Setelah matang, keripik dimasukkan ke dalam deoiling system atau teknik untuk mengurangi minyak berlebih.
3. Pendinginan dan Pengemasan – Keripik didinginkan, lalu dikemas dengan vacuum sealer agar tahan lebih lama.
Dengan proses ini, keripik nangka bisa awet dan tahan sampai 8–12 bulan tanpa bahan pengawet, asalkan disimpan dalam kemasan kedap udara.
Keunggulan Mesin Vacuum Frying untuk UMKM
Banyak pelaku bisnis UMKM sudah mulai beralih ke mesin ini karena hasilnya memuaskan. Beberapa keunggulannya antara lain:
1. Hasil Renyah, Rasa Alami Terjaga
Tidak perlu tambahan gula atau perasa buatan. Rasa manis asli nangka tetap menonjol karena proses penggorengan suhu rendah tidak merusak gula alami pada buah.
2. Tidak Berminyak
Mesin ini dilengkapi sistem peniris (de-oiling) sehingga keripik tidak terlalu berminyak. Selain membuatnya lebih sehat, ini juga membantu meningkatkan umur simpan.
3. Cocok untuk Skala UMKM
Mesin vacuum frying tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari 3 kg hingga 25 kg sekali proses. UMKM bisa memilih sesuai kebutuhan dan modal.
4. Hemat Minyak Goreng
Karena minyak tidak dipanaskan terlalu tinggi dan tidak cepat rusak, penggunaannya bisa berulang kali dengan kualitas tetap baik.
5. Lebih Higienis
Proses tertutup mengurangi risiko kontaminasi, sehingga produk keripik lebih higienis dan sudah layak mendapat sertifikasi BPOM ataupun halal.
Peluang Bisnis Keripik Nangka
Keripik nangka termasuk produk camilan premium yang laris di pasar lokal maupun ekspor. Harganya bisa mencapai Rp100.000–Rp150.000 per kg di pasar retail. Bahkan, di pasar luar negeri seperti Jepang, Korea, dan Eropa, harga bisa naik 3–4 kali lipat.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor produk olahan buah Indonesia, termasuk keripik buah, terus mengalami peningkatan setiap tahun. Hal ini menunjukkan peluang besar bagi UMKM untuk masuk ke pasar ekspor.
Strategi pemasaran yang bisa dilakukan antara lain:
- Menjual secara online di marketplace.
- Kerja sama dengan toko oleh-oleh.
- Membuat kemasan premium untuk target pasar menengah ke atas.
- Menjual dalam kemasan kecil untuk segmen anak muda dan wisatawan.
Baca Juga:
Tips Produksi Keripik Nangka Berkualitas
Untuk memastikan hasil maksimal dan konsumen puas, berikut beberapa tips yang bisa digunakan:
- Gunakan nangka segar yang benar-benar matang, tapi tidak terlalu lembek.
- Potong seragam agar tingkat kematangan saat penggorengan merata.
- Atur suhu dengan tepat (80–90°C) dan jangan terburu-buru menaikkan panas.
- Gunakan minyak berkualitas agar rasa tetap enak dan tidak cepat tengik.
- Gunakan kemasan kedap udara untuk mencegah kelembapan masuk.
Jadikan Solusi Bisnismu!
Menggunakan mesin vacuum frying adalah solusi cerdas bagi pelaku UMKM dalam memproduksi keripik nangka berkualitas tinggi. Dengan teknologi ini, keripik nangka akan renyah, manis alami, tidak berminyak, dan tahan lama tanpa bahan pengawet. Investasi di awal memang ada, tapi keuntungan jangka panjangnya besar, apalagi jika produk bisa sampai menembus pasar ekspor.
Dengan meningkatnya minat masyarakat pada camilan sehat dan alami, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai bisnis ini. Jadi, kalau Anda ingin bisnis camilan UMKM lebih maju, mesin vacuum frying bisa jadi partner terbaik Anda.
Sumber:
Journal of Food Processing and Preservation, 2017. Effect of Vacuum Frying on the Quality of Fruit Chips.
Badan Pusat Statistik (BPS), 2023. Ekspor Produk Olahan Buah Indonesia.
Info Mesin:
Jika ingin konsultasi lebih lanjut mengenai jenis mesin pengolahan pangan yang cocok untuk usaha rumahan, bisa langsung hubungi tim INAGI. Kami siap membantu mengembangkan bisnis UMKM!
email : [email protected]
CP : 0815-5549-9975
IG : @inagiofficial


