INAGI – Hai sobat UMKM! Tau nggak sih dalam industri makanan instan, pemilihan kemasan tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Kemasan tidak hanya berfungsi sebagai wadah, tetapi juga berperan dalam menjaga kualitas, keamanan, serta daya tahan produk. Salah satu teknologi yang banyak digunakan oleh pelaku bisnis makanan adalah Mesin Sealer Retort Pack, yaitu mesin yang dirancang untuk merekatkan kemasan khusus agar tahan pada proses sterilisasi suhu tinggi.
Mesin ini biasanya dipadukan dengan mesin retort yang berfungsi mensterilkan makanan kemasan instan dalam kemasan. Dengan campuran teknik tersebut, produk bisnis UMKM maupun industri besar bisa menghasilkan makanan kemasan yang awet, higienis, dan tetap lezat. Namun, agar prosesnya optimal, penting untuk memilih jenis kemasan yang sesuai.
Lalu, jenis kemasan apa saja yang bisa digunakan dalam proses pengemasan makanan instan dengan mesin sealer retort pack? Yuk kita bahas secara detail.
Jenis Kemasan Makanan Mesin Sealer
1. Kemasan Retort Pouch (Aluminium Foil Laminasi)
Jenis kemasan yang paling populer untuk digunakan dengan mesin sealer retort pack adalah retort pouch. Bahan ini terbuat dari kombinasi lapisan plastik, aluminium foil, dan poliester yang didesain dengan tahan panas sampai lebih dari 121°C.
Keunggulan Retort Pouch:
- Tahan suhu tinggi dalam proses sterilisasi.
- Ringan dan fleksibel, sehingga mudah disimpan dan didistribusikan.
- Kedap udara dan cahaya, menjaga rasa, tekstur, serta nutrisi makanan.
- Lebih ramah lingkungan dibanding kaleng karena bobotnya lebih ringan.
Jenis makanan yang cocok dikemas dengan retort pouch antara lain: sambal instan, opor, sarden, rendang, rawon, serta makanan siap saji lainnya.
2. Kemasan Plastik Nylon + CPP
Selain retort pouch berbahan aluminium foil, kombinasi nylon dan cast polypropylene (CPP) juga banyak digunakan. Kemasan ini memiliki transparansi tinggi sehingga produk makanandapat terlihat dari luar.
Kelebihan Plastik Nylon + CPP:
- Kuat dan elastis, tidak mudah sobek saat proses sterilisasi.
- Tahan panas, meski tanpa lapisan aluminium.
- Menarik secara visual, karena tampilan produk terlihat jelas.
Kemasan ini biasanya digunakan untuk produk instan seperti bakso, sosis, nugget, serta makanan berkuah yang tetap membutuhkan masa simpan sterilisasi.

3. Kemasan Kaleng Retort
Meski mesin sealer retort pack lebih identik dengan bahan plastik fleksibel, beberapa jenis mesin juga kompatibel dengan kemasan kaleng. Kaleng masih menjadi pilihan utama untuk produk makanan instan tertentu karena ketahanannya yang terjaga dengan baik.
Kelebihan Kaleng Retort:
- Daya simpan sangat lama (bisa bertahun-tahun).
- Tidak mudah bocor dan tahan benturan.
- Memberikan kesan premium pada produk.
Jenis makanan seperti ikan sarden, daging kornet, atau olahan daging siap saji banyak menggunakan kemasan kaleng karena kebutuhan masa simpan jangka panjang.
4. Kemasan Standing Pouch Retort
Standing pouch atau kemasan yang bisa berdiri tegak kini semakin populer. Bahan dasarnya biasanya kombinasi PET, aluminium foil, dan CPP yang tahan panas.
Keunggulan Standing Pouch Retort:
- Mudah dipajang di rak toko karena bentuknya tegak.
- Lebih enak dipandang atau eye-catching untuk menarik perhatian konsumen.
- Tahan panas dan tekanan selama proses retort.
Produk yang cocok: sayuran olahan instan, sup kemasan, lauk pauk instan, serta frozen food yang dikemas dengan tambahan bumbu siap saji.
5. Kemasan Vakum Retort
Jenis kemasan ini menggunakan bahan retort pouch atau plastik khusus yang kemudian divakumkan sebelum disegel dengan mesin sealer.
Kelebihan Kemasan Vakum Retort:
- Mengurangi oksigen, sehingga memperlambat oksidasi dan pertumbuhan bakteri.
- Menjaga warna dan rasa produk tetap alami.
- Memberikan kesan produk yang higienis dan segar.
Jenis makanan yang biasa menggunakan kemasan vakum antara lain: daging olahan, ikan, sayuran siap masak, hingga sambal instan.
6. Kemasan Multilayer PET/Aluminium/CPP
Selain aluminium foil laminasi standar, beberapa produsen menggunakan kemasan multilayer dengan kombinasi lapisan plastik PET, aluminium, dan CPP.
Keunggulan Multilayer Retort Pack:
- Perlindungan maksimal terhadap cahaya, oksigen, dan uap air.
- Kuat menahan tekanan saat proses sterilisasi.
- Cocok untuk produk cair, padat, maupun semi-cair.
Contoh produk: rendang instan, gulai, sayur lodeh instan, hingga makanan tradisional kemasan instan.
Baca Juga:
Tips Memilih Kemasan yang Tepat untuk Mesin Sealer Retort Pack
Agar hasil pengemasan lebih maksimal, pelaku UMKM perlu memperhatikan hal berikut:
- Sesuaikan dengan jenis produk – produk berkuah sebaiknya menggunakan retort pouch multilayer, sedangkan produk kering bisa menggunakan nylon + CPP.
- Perhatikan daya tahan pada panas – pastikan kemasan mampu menahan suhu tinggi minimal 121°C.
- Pertimbangkan estetika – standing pouch bisa menjadi pilihan untuk menarik konsumen di rak minimarket.
- Pilih kemasan food grade – keamanan pangan menjadi prioritas utama agar produk aman dikonsumsi.
- Uji coba terlebih dahulu – lakukan simulasi retort untuk memastikan kemasan tidak bocor atau rusak.
Hadirkan Solusi bagi Makanan Kemasan UMKM
Mesin sealer retort pack memberikan solusi cerdas bagi industri makanan instan, terutama UMKM, untuk menghasilkan kemasan yang rapat, higienis, dan tahan lama. Jenis kemasan yang bisa digunakan antara lain retort pouch aluminium foil, plastik nylon + CPP, kaleng, standing pouch, kemasan vakum, hingga multilayer PET/aluminium/CPP.
Dengan memilih kemasan yang tepat, produk makanan instan tidak hanya menjadi awet, tetapi juga mampu bersaing di pasar modern. Teknologi ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk menghadirkan produk berkualitas yang bisa menembus pasar nasional sampai pelanggan internasional.
Info Mesin:
Jika ingin konsultasi lebih lanjut mengenai jenis mesin pengolahan pangan yang cocok untuk usaha rumahan, bisa langsung tanya-tanya dulu loh! Kami siap membantu mengembangkan bisnis UMKM!
email : [email protected]
CP : 0815-5549-9975
IG : @inagiofficial


