Proses Mesin Pasteurisasi Keju Cheddar - INAGI

Proses Mesin Pasteurisasi Keju Cheddar

INAGI – Keju cheddar ialah salah satu jenis keju yang banyak dikonsumsi dan disukai masyarakat Indonesia, yang mana karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang padat. Bagi bisnis UMKM yang ingin memulai bisnis keju cheddar, perlu memahami tahapan proses pasteurisasi sebagai bagian dari standar pengolahan yang higienis dan berkualitas.

Pasteurisasi adalah proses pemanasan susu dengan suhu tertentu untuk menonaktifkan mikroorganisme berbahaya tanpa merusak nilai gizi susu. Mesin pasteurisasi menjadi alat penting dalam industri pengolahan susu termasuk pembuatan keju cheddar. Di bawah ini tahapan prosesnya:

  1. Pemanasan Awal Susu

Tahap pertama dimulai dengan memanaskan susu sapi segar menggunakan mesin pasteurisasi. Suhu yang digunakan berkisar kurang lebih 70°C pada waktu 15–30 detik tergantung metode yang digunakan (Low Temperature Long Time atau High Temperature Short Time). Proses ini memiliki tujuan untuk membasmi bakteri patogen dan memperpanjang umur simpan produk.

  1. Pendinginan Susu

Setelah proses pemanasan, susu didinginkan dengan cepat hingga suhu fermentasi sekitar 32°C. Pendinginan cepat ini penting agar susu tidak mengalami kerusakan protein akibat suhu tinggi yang berkepanjangan. Mesin pasteurisasi modern umumnya sudah dilengkapi sistem pemanas dan pendingin yang bekerja secara otomatis.

Baca Juga:

  1. Penambahan Starter atau Bakteri Keju

Susu yang telah dipasteurisasi kemudian ditambahkan bakteri starter untuk fermentasi dan rennet sebagai proses koagulan alami. Fermentasi ini akan menghasilkan asam laktat yang membantu menggumpalkan protein dari susu menjadi dadih.

  1. Pemotongan dan Pemanasan Dadih

Dadih dipotong-potong kecil lalu dipanaskan kembali secara perlahan hingga suhu 38°C untuk mengeluarkan atau menghasilkan whey (cairan keju). Proses ini membantu memperkuat tekstur keju cheddar.

  1. Pressing dan Pematangan

Setelah dadih dikeringkan, keju dicetak dan dipres untuk mengeluarkan sisa whey. Selanjutnya keju cheddar disimpan dalam ruang pematangan dengan suhu dan kelembapan tertentu selama beberapa minggu hingga bulan untuk menghasilkan rasa yang khas.

Dengan menggunakan mesin pasteurisasi, UMKM dapat memproduksi keju cheddar dengan lebih efisien, higienis, dan memenuhi standar pangan. Mesin ini juga menghemat waktu produksi dan mengurangi risiko kontaminasi, sangat cocok untuk bisnis berskala kecil menengah.

Kesimpulan

Tahapan pasteurisasi dalam pembuatan keju cheddar diproses dengan memerhatikan keamanan pangan, tetapi juga meningkatkan kualitas produk. Dengan memanfaatkan teknologi mesin pasteurisasi, pelaku UMKM dapat bersaing di pasar produk olahan susu yang terus berkembang.

Info Mesin:

Di sini tersedia berbagai jenis mesin pengolahan pangan INAGI, informasi selanjutnya dapat konsultasi lebih lanjut dengan menghubungi kontak berikut ini:

email : [email protected]

CP      : 0815-5549-9975

IG       : @inagiofficial

Home Shop Cart Account
Shopping Cart (0)

No products in the cart. No products in the cart.